Bronkitis, Salah Satu Penyakit yang Bisa Diatasi Oleh Isprinol Sirup

isprinol sirup

Bronkitis merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya peradangan pada saluran utama pernapasan atau yang disebut bronkus. Fungsi dari bronkus adalah sebagai penyalur yang membawa udara dari dan menuju paru – paru.

Jika Anda menderita bronkitis maka gejala awal yang muncul ada batuk yang berlangsung selama seminggu. Maka dari itu, apabila sudah terlihat gejala seperti itu, segera minum Isprinol Sirup. Isprinol Sirup ini adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh virus.

Bronkitis terbagi menjadi dua tipe, yakni bronkitis akut dan bronkitis kronis.

  • Bronkitis akut. Kondisi ini biasanya dialami oleh anak berusia di bawah 5 tahun dan akan pulih dengan sendirinya dalam waktu satu minggu hingga 10 hari. 
  • Bronkitis kronis. Jika pada anak – anak hanya terjadi dalam waktu maksimal 10 hari, maka pada orang dewasa bisa berlangsung hingga 2 bulan, terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Batuk berdahak, sesak nafas, mengi, dan dada terasa sesak sebagai gejala awal yang dialami oleh para penderita bronkitis. Tetapi sebagian lainnya juga akan mengalami gejala tambahan seperti gangguan pernapasan dan demam.

Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meringankan kondisi dari penderita bronkitis kronis. Berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan oleh penderita.

  1. Menghentikan kebiasaan merokok

Merokok menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko dari bronkitis kronis. Perokok akan mengalami batuk dalam jangka waktu yang lama dan pada akhirnya akan semakin memperparah kerusakan pada paru – paru. Jadi, dengan berhenti merokok, Anda bisa meminimalisir kerusakan pada paru – paru yang besar kemungkinannya tidak akan bisa disembuhkan seperti semula meskipun Anda dinyatakan sembuh dari bronkitis.

  1. Berolahraga secara teratur

Olahraga secara teratur dan rutin akan memperkuat otot – otot yang bekerja untuk membantu proses pernapasan. Hal ini tentunya akan berdampak baik pada pernapasan Anda dan bisa terhindar dari sesak napas. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan olahraga apa yang cocok dan aman untuk dilakukan.

  1. Menjaga kelembapan ruangan

Suhu ruangan yang nyaman menjadi kunci bagi penderita bronkitis yang sering mengalami sesak napas. Menggunakan humidifier atau pelembab ruangan terutama di kamar menjadi salah satu usaha terbaik agar udara selalu bersih.

  1. Mengupayakan waktu yang cukup untuk istirahat

Istirahat yang cukup menjadi salah satu kunci terbebas dari penyakit. Bagi Anda yang memiliki bronkitis, maka Anda memerlukan energi 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan orang yang sehat karena paru – paru yang bekerja menjadi lebih cepat. Maka dari itu, Anda memerlukan waktu istirahat yang lebih banyak.

  1. Menjaga berat badan tetap ideal

Memiliki berat badan yang ideal memang sangat menguntungkan dan dapat terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya bronkitis. Dengan Anda bisa menjaga berat badan ideal, maka akan terhindar dari kesulitan bergerak, kesulitan olahraga sampai terbebas dari sesak napas. Begitu pun dengan penderita bronchitis, berat badan yang seimbang akan meringankan aktivitasnya. 

Itulah lima langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk meringankan kondisi dari penderita bronkitis. Jika Anda melakukan hal seperti di atas, setidaknya kondisi Anda tidak akan terlalu buruk jika terkena bronkitis.

Penyakit ini memang disembuhkan dengan melakukan pengobatan medis seperti mengonsumsi Isprinol Sirup sebagai langkah awal. Meski begitu, Anda tidak boleh sembarangan mengatasi penyakit ini. Lebih baik segera periksa kondisi Anda ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Ketahui Manfaat 14 Bahan Herbal dalam Tolak Linu

Ketahui Manfaat 14 Bahan Herbal dalam Tolak Linu

Pegal linu dan nyeri sendi, siapa yang tidak pernah mengalami kondisi seperti ini? Tentu kalau sudah seperti itu Anda bisa segera mengonsumsi Tolak Linu.

Ini adalah produk herbal dari Sidomuncul yang berbentuk saset. Cara mengonsumsinya cukup mudah, cukup dengan membuka bagian atas kemasan lalu segera minum sampai habis.

Obat Herbal Tolak Linu

Disebut sebagai produk herbal karena produk ini mengandung banyak sekali bahan herbal yang bermanfaat bagi tubuh.

Lalu apa sajakah bahan herbal yang dikandung Linu Herbal ini? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

1. Ginseng

Tanaman herbal asal Korea ini cukup terkenal dalam meningkatkan stamina sehingga sangat cocok bagi Anda yang sedang mengalami letih dan lesu saat beraktivitas untuk bertenaga kembali.

Ginseng memiliki sifat antiperadangan dan juga cocok bagi yang mengalami masalah disfungsi ereksi.

2. Lengkuas

Bahan dapur yang satu ini juga bermanfaat dalam mengatasi pegal linu. Selain itu, lengkuas kaya akan antioksidan, mengurangi peradangan dan nyeri sendi, mengobati asma, menurunkan kolesterol, meringankan sakit perut dan masalah pencernaan.

Tak hanya itu, Lengkuas juga dapat melindungi Anda dari infeksi dan bisa meningkatkan kesuburan pria.

3. Lempuyang

Lempuyang adalah salah satu tanaman herbal yang terkenal dengan nama Puyang atau Jamu Cabe Puyang.

Diketahui tanaman herbal ini mempunyai manfaat dapat mengobati asma, merangsang nafsu makan, membersihkan darah, mengatasi radang sendi, mengatasi anemia, masuk angin, dan sakit perut.

4. Cabai Jawa

Cabai Jawa yang mempunyai nama latin Piperis retrofracti fructus adalah salah satu bahan herbal dalam Tolak Linu yang bermanfaat untuk menurunkan demam, mengobati sakit kepala, pilek, dan sakit pinggang. Selain itu, cabai Jawa dapat melancarkan peredaran darah dan mengobati disfungsi ereksi.

5. Temulawak 

Bahan yang satu ini sering dijadikan sebagai penimbul dan penambah nafsu makan karena kurkuminnya.

Namun selain itu temulawak mencegah kerusakan sel-sel hati serta memiliki antioksidan yang kuat dan bagus untuk kesehatan.

6. Rumput teki

Rumput teki bukanlah sekadar rumput biasa karena rumput yang disebut nutgrass jika di luar negeri ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.

Yaitu, mempercepat penyembuhan luka, diuretik, meredakan demam, mengontrol kolesterol, dan mengobati gangguan pencernaan.

7. Daun Meniran

Nama Latinnya adalah Phyllanthi niruri herba yang dapat membantu memecah atau mengurangi batu ginjal berukuran besar di kandung kemih dan ginjal.

Selain itu, tanaman herbal ini mampu mengatasi Diabetes dan mencegah infeksi akibat virus. Tanaman ini juga mempunyai sifat antiperadangan.

8. Sembung

Ini merupakan sejenis tanaman perdu yang dapat mengobati rematik, nyeri haid, haid yang datang berlebihan, menstruasi yang tidak beraturan, flu, kembung, masuk angin, dan lain sebagainya.

10. Jahe

Sebagai salah satu tanaman obat yang cukup terkenal, dan sering dijadikan sebagai minuman hangat saat cuaca dingin, jahe dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi masuk angin, pilek, dan mengobati batuk pilek.

Cara kerja jahe adalah dengan merelaksasi otot-otot pencernaan dan meredakan gangguan pencernaan.

11. Kencur

Salah satu rempah-rempah ini juga punya manfaat sebagai tanaman herbal, yaitu untuk mengobati batuk, meredakan stres, antinyeri, dan antiradang.

12. Palasan

Tanaman merambat yang kerap ditemukan di pinggir jalan ini punya manfaat untuk mengobati demam, menjaga daya tahan tubuh, mengobati masalah pencernaan, serta meningkatkan nafsu makan seperti temulawak.

13. Adas

Nama Latin tanaman ini adalah Foeniculum vulgare fructus yang mampu mengontrol tekanan darah, meringankan asma, dan membersihkan darah.

14. Madu

Madu adalah salah satu herbal populer yang ada dalam Tolak Linu yang mampu meredakan peradangan, infeksi, dan mengobati permasalahan kesehatan lainnya.

Pentingnya Zat Besi Dalam Sangobion Sirup

sangobion sirup

Sangobion sirup adalah suplemen zat besi untuk pertumbuhan dan pencegahan anemia pada anak. Zat besi merupakan sebuah mineral penting untuk fungsi hemoglobin yang baik. Hemoglobin adalah protein yang dibutuhkan untuk membawa oksigen di dalam darah. Selain itu, zat besi juga memiliki sebuah peran dalam berbagai proses penting dalam tubuh. Kurangnya zat besi di dalam darah dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan serius, seperti anemia defisiensi zat besi. 

Rekomendasi asupan zat besi seseorang berbeda-beda tergantung usia dan jenis kelamin. Mereka yang mengikuti gaya hidup vegetarian juga membutuhkan asupan zat besi yang berbeda. Anak usia 0-6 bulan membutuhkan 0,27 mg zat besi, sementara usia 7 hingga 12 bulan membutuhkan 11 mg. Berbeda lagi dengan anak usia 1-3 tahun yang membutuhkan 7 mg zat besi per hari, sementara anak usia 4-8 tahun membutuhkan 10 mg zat besi per hari. Sementara itu, anak usia 9-13 tahun membutuhkan 8 mg per hari. Guna memenuhi kebutuhan harian tersebut, suplemen seperti sangobion sirup bisa digunakan untuk si kecil. 

Suplemen zat besi seperti sangobion sirup bisa sangat bermanfaat ketika Anda kesulitan memenuhi kebutuhan zat besi lewat cara diet biasa, terutama mereka yang mengikuti gaya hidup vegan dan vegetarian. Namun, akan lebih baik apabila Anda mendapatkan asupan zat besi tersebut dari diet atau makanan saja, dengan cara mengurangi faktor yang dapat mengganggu penyerapan zat besi dan mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan zat besi. Hal ini karena banyak makanan yang tinggi kandungan zat besi juga memiliki nutrisi bermanfaat lainnya yang dapat bekerja bersama dalam mendukung kesehatan keseluruhan Anda dan keluarga. 

Zat besi memiliki bioavailabilitas yang rendah, dalam arti usus kecil tidak dapat menyerap zat besi dalam jumlah yang besar. Hal ini akan menurunkan availabilitas untuk penggunaan dan meningkatnya kemungkinan defisiensi. Efisiensi penyerapan akan bergantung pada beberapa faktor, termasuk sumber zat besi, komponen diet lain, kesehatan gastrointestinal, penggunaan obat-obatan atau suplemen, status zat besi keseluruhan seseorang, dan keberadaan pendukung zat besi seperti vitamin C. 

Dalam banyak negara, produk gandum dan formula bayi difortifikasi dengan zat besi. Ada dua jenis diet zat besi, yang dikenal dengan sebutan “heme” dan “non-heme”. Sumber makanan hewani, termasuk daging dan makanan laut, mengandung zat besi heme. Zat besi heme lebih mudah diserap oleh tubuh. Sementara itu, zat besi non-heme ditemukan di tanaman, dan membuat tubuh memerlukan beberapa langkah untuk menyerapnya. Sumber zat besi nabati di antaranya adalah kacang-kacangan, kacang kedelai, sayuran, dan gandum yang difortifikasi. 

Bioavailabilitas zat besi heme dari sumber hewani dapat mencapai 40 persen. Akan tetapi, zat besi heme dari sumber nabati hanya memiliki bioavailabilitas antara 2 hingga 20 persen. Oleh karena alasan ini, RDA untuk mereka yang menganut gaya hidup vegetarian 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain yang mengonsumsi daging untuk mengimbangi level penyerapan yang rendah dari makanan nabati. 

Mengonsumsi makanan tinggi kandungan vitamin C bersamaan dengan sumber zat besi non-heme dapat meningkatkan penyerapan zat besi secara drastis. Beberapa makanan yang merupakan sumber zat besi yang baik di antaranya adalah kerang, oats, hati sapi, tahu, kentang, dan kacang cashew. Anda juga bisa memberikan sangobion sirup untuk anak guna menunjang perkembangan dan pertumbuhannya, sekaligus memenuhi kebutuhan zat besi harian.

Scopma Plus Obat untuk Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Scopma Plus obat untuk apa? Sesuai dengan kandungan dan deskripsi, obat ini dapat digunakan untuk mengobati masalah kram perut.

Scopma kaplet mengandung kombinasi zat aktif paracetamol dan hyoscine butylbromide. Zat aktif dalam obat ini bekerja dengan cara menghambat salah satu senyawa dalam tubuh, sehingga tubuh tidak fokus pada rasa sakit.

Obat ini adalah obat keras yang memerlukan resep dokter. Penggunaan obat ini harus berada di bawah pengawasan dokter untuk mencegah penyalahgunaan obat.

Manfaat dan cara kerja Scopma Plus

Seperti yang dijelaskan di atas, Scopma Plus efektif untuk mengurangi rasa sakit di area perut. Karena itu, Scopma juga dapat digunakan oleh wanita menstruasi dengan rasa sakit ekstrem.

Berikut sejumlah manfaat obat:

  • Meredakan kram menstruasi atau dismenore
  • Membantu mengobati kram perut
  • Meredakan mual dan muntah
  • Meredakan rasa sakit ringan hingga sedang pada penyakit lambung dan usus, saluran kemih, serta saluran empedu

Selain itu, fungsi lain obat ini adalah untuk meredakan nyeri akibat penyakit lambung dan usus yang terjadi secara tiba-tiba, kolik ginjal, nyeri haid, serta kejang kandung kemih dan saluran empedu.

Komposisi obat

  • Paracetamol 500 mg – Memiliki sifat analgesik, yaitu dapat mengurangi rasa nyeri di tubuh.
  • Hyoscine butylbromide 10 mg – Obat antispasmodik yang bekerja dengan cara merelaksasi otot polos di saluran pencernaan, saluran empedu, dan saluran kemih.

Dosis obat

Scopma plus hanya bisa didapatkan dengan resep dokter dan dikonsumsi sesuai dengan petunjuk dokter.

  • Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari. Dosis maksimal sebanyak 6 tablet/hari.

Efek samping

  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Sembelit
  • Kelemahan otot
  • Kerusakan hati jika digunakan dalam dosis besar
  • Gangguan keseimbangan

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan penyakit glaukoma
  • Pasien dengan penyakit gangguan fungsi hati
  • Pasien yang hipersensitif (memiliki reaksi imun berlebihan) terhadap salah satu komponen zat aktif dalam obat ini

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Domperidone dan metoklopramid
  • Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan penyerapan obat dalam tubuh, sehingga obat tidak memberikan hasil sesuai harapan.
  • Rifampisin, fenitoin, fenobarbital, dan karbamazepin
  • Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan konsentrasi obat dalam tubuh, sehingga obat tidak memberikan hasil sesuai harapan.
  • Warfarin dan kumarin
  • Penggunaan bersama obat di atas dalam jangka panjang dapat meningkatkan efek obat dalam mencegah penggumpalan darah

Demikian informasi lengkap mengenai manfaat Scopma Plus. Konsumsi sesuai dengan resep dokter ya.

Atasi Alergi Anak dengan Bodrexin Pilek

Pengertian Bodrexin Pilek dan Alergi

Bodrexin pilek dan alergi merupakan obat sirup yang membantu meredakan alergi yang disebabkan oleh debu, polusi, bulu hewan, dan lain-lain. Obat ini mengandung Phenylephrine dan Chlorpheniramine Meleate (CTM) dengan varian rasa jeruk. Phenylephrine yang terkandung pada bodrexin pilek dan alergi berfungsi untuk meredakan gejala hidung tersumbat. Sementara Chlorpheniramine Meleate atau CTM dapat membantu meredakan alergi yang disebabkan oleh zat alergen atau pemicu alergi.

Manfaat Bodrexin Pilek dan Alergi

Bodrexin Pilek dan Alergi digunakan untuk meringankan gejala alergi pada anak, seperti gatal-gatal pada kulit hidung dan mata berair, serta bersin-bersin. Obat ini merupakan obat bebas terbatas dengan kandungan Phenylephrine 2,5 mg dan Chlorpheniramine Meleate 0,5 mg. Berbentuk sirup dengan rasa jeruk yang disukai oleh anak-anak.

Phenylephrine pada bodrexin pilek dan alergi merupakan obat golongan dekongestan yang digunakan untuk meredakan gejala pilek alergi seperti hidung tersumbat. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan pembuluh darah di saluran hidung. Dengan begitu, saluran napas akan menjadi lebih terbuka dan penderita dapat bernapas dengan lega kembali. 

Sedangan Chlorpeniramine Meleate atau CTM adalah obat untuk meredakan gejala alergi yang bekerja dengan cara menghambat zat histamin, yaitu senyawa yang berada di dalam tubuh yang menyebabkan munculnya gejala alergi saat terpapar alergen atau benda pemicu alergi.

Perlu diketahui, saat terjadi pilek alergi, atau dalam dunia medis dikenal dengan rhintis alergi, tubuh akan melepaskan senyawa yang disebut histamin sebagai reaksi perlawanan dari zat alergen. Reaksi inilah yang dapat menumbukan gejala alergi seperti pilek dan hitung dan tersumbat.

Alergi pada Anak

Meskipun masih kecil, anak-anak juga dapat mengalami alergi yang dapat membuat tidak nyaman. Gejala yang ditimbulkan dari alergi juga dapat mengganggu kesehatan fisik dan mentalnya. Sebab, alergi pada anak bisa menyerang sistem kekebalan tubuh dan memengaruhi berbagai organ tubuh, seperti paru-paru, kulit, saluran kencing, jantung, hingga saraf pusat pada otak. Alergi pada anak pun bisa sangat serius dan membahayakan nyawa. Karena itu, alergi pada anak tidak dapat dianggap sepele.

Meski demikian, penyebab alergi masih belum dapat diketahui secara pasti. Faktor genetik pun dipercaya sangat berpengaruh terhadap terjadinya alergi anak. Bila kedua orang tua memiliki riwayat alergi pada satu hal, besar kemungkinan anak juga akan mengalami alergi yang sama. 

Selain faktor genetik terdapat dua penyebab alergi pada anak, yaitu makanan seperti kacang, telur, susu, serta seafood, dan bukan makanan seperti zat yang ada di udara, zat kimia, debu, sabun, dan tungau.

Sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui penyebab dari alergi anak. Selain mengetahu penyebab, gejala yang ditimbulkan dari reaksi alergi pun penting untuk dipelajari. Dengan begitu, orang tua dapat memberikan penanganan yang tepat untuk meredakan gejala alergi. Gejala alergi secara umum berupa timbul ruam, dikulit, batuk atau bersin terus menerus, hidung tersumbat, pilek, hingga sesak napas.

Untuk cara penanganannya lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter penyebab anak alergi. Kemudian, atasi alergi pada anak dengan cara menghindarkan anak dari pemicu alergi tersebut atau benda alergen.

Orang tua juga bisa memberikan obat-obatan yang dapat meredakan gejala alergi seperti bodrexin pilek dan alergi. Obat ini dapat meredakan gejala seperti pilek dan hidung tersumbat. Anak mulai dari usia 2-12 tahun pun dapat minum bodrexin pilek dan alergi. Namun, untuk anak usia 2-6 tahun perlu petunjuk dokter sebelum mengkonsumsinya. Sedagkan anak usia 6-12 tahun dapat meminumnya 3 kali sehari 2 sendok takar atau sekitar 10 mL.